Selasa, 23 September 2008

Pelatihan Terrarium

Terrarium dapat diartikan sebagai suatu bejana atau wadah dari kaca bening yang didalamnya ditanami tanaman hias berukuran kecil atau mini. Dengan demikian, terrarium dapat disebut taman mini dalam kaca.Manfaat utama terrarium adalah sebagai penghias ruangan, sebagai hobi, sarana memahami alam, dan sebagai kegiatan kreatif yang menantang.WADAH TERARIUM Ada dua syarat utama dalam pemilihan wadah terrarium, yaitu kuat dan tembus pandang. Kuat diartikan bahwa wadah terrarium harus manpu menahan beban isi yang terdiri dari tanaman dan aksesoris. Sementara syarat tembus pandang berarti wadah harus bening atau transparan agar cahaya mudah tembus dan tanaman mudah dilihat dari luar.MEDIA TANAM Media tanam yang digunakan dalam pembuatan terrarium sangat beragam, media yang dipilih sebaiknya bersifat porous dan cukup subur. Beberapa media yang digunakan antara lain arang sekam, sphagnum moss, kompos dan zeolit.Pada dasarnya susunan setiap media tanam didalam wadah terrarium tidak ada aturan bakunya. Namun berdasarkan fungsi masing-masing media dapat diperoleh susunan sebagai berikut ( dari bawah ke atas)Zeolit kasar Sphagnum moss Arang sekam Kompos Zeolit halus Sebagai hiasannya dapat digunakan pasir bali, batu- batu berwarna dan kerikil.MEMBUAT TERARIUM Tahapan-tahapan pembuatan terrariumTentukan tema terrarium Siapkan semua alat, wadah, dan tanaman yang akan digunakan Sediakan semua media taman yang diperlukan dan aksesoris sebagai pelengkap hiasan terrarium Masukkan zeolit kasar kedalam wadah dengan ketebalan sekitar 1 cm Masukkan sphagnum moos tepat diatas zeolit kasar, usahakan agar seluruh permukaan tertutupi, selanjutnya masukan arang setebal 1 cm Masukkan media kompos dengan ketebalan 2 cm Tanam tanaman yang tersedia dan tutupi dengan kompos kembali setebal 3-4 cm atau sampai menutupi perakaran dan padatkan Masukkan zeolit halus secukupnya Ambil pasir atau kerikil adan tempatkan diatas media sebagai pelengkap atau hiasan Siram media dan tanaman. Pastikan jumlah air tidak terlalu banyak. MERAWAT TERARIUM Tanaman dalam terrarium membutuhkan perawatan agar terlihat menarik. Rangkaian perawatan tanaman di dalam terrarium meliputi penyiraman, pemenuhan kebutuhan cahaya dan suhu, pemupukan, pemangkasan, pembersihan serta pemberantasan hama dan penyakit.· PENYIRAMANSecara umum tanaman terrarium membutuhkan kondisi media taman yang lembab, tetapi tidak sampai tergenang air. Untuk itu perlu dilakukan penyiraman secara periodik..Penyiraman dilakukan dengan cara menyemprotkan air pada dinding wadah menggunakan sprayer atau menggunakan selang kecil yang dihubungkan dengan botol berisi air.· MENGATUR CAHAYATerarium sebaiknya dilakukan di dalam ruangan yang cukup mendapat cahaya matahari, tetapi tidak langsung mengenai dinding wadah. Jika diletakkan di dekat jendela, terrarium perlu diputar secar perodik untuk mencegah efek phototropic (tanaman tumbuh ke arah cahaya). Jika ruangan terlalu gelap, dapat ditambah cahaya buatan dengan menggunakan lampu.· MEMANGKASPemangkasan daun dan ranting dilakukan jika tanaman tumbuh berlebihan sehingga memenuhi ruangan di dalam wadah atau penampilan pemandangan yang kurang indah. Pemangkasan dilakukan dengan menggunting dahan berukuran kecil atau ranting tanaman yang tidak dikehendaki atau ranting yang kering.· MEMBERSIHKAN WADAHDebu ataun kotoran sering menempel pada wadah terrarium bagian luar. Untuk itu, sebaiknya dilakukan pembersihan secara periodic. Pembersihan wadah sebaiknya dilakukan setelah penyiraman. Membersihkan wadah dapat menggunakan kuas, spon, atau tissue.· MEMUPUKPada umumnya pemupukan pada terrarium tidak perlu dilakukan. Ini dikarenakan kebutuhan unsur hara bagi tanaman sudah cukup terpenuhi. Pemupukan juga sebaiknya dihindari untuk mencegah pertumbuhan terlalu subur. Pemupukan hanya bisa dilakukan jika memang benar-benar pertumbuhan tanaman kurang baik atau menunjukan gejala kekurangan unsur hara. Pupuk yang disarankan adalah pupuk organic kompos daun atau anorganik cair atau padat.· MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKITTanaman terrarium relative tidak mudah terserang hama dan penyakit dibandingkan dengan tanaman diruang terbuka. Hama yang mungkin menyerang tanaman hias di dalam terrarium adalah semut, kutu, dan kepik penghisap cairan tanaman. Pemberantasan hama cukup secara manual.SELAMAT MENCOBA
N-Sla Nursery
jl pondok rumput no 23 rt 3/13 Bogor 16162
0251350262 0818085780

Tidak ada komentar: